rasanya baru kemarin mencintaimu dengan perasaan yang tak menentu
lalu hari ini, kamu membuat segalanya tak sekedar hidup
tak sekedar nasib baik yang harus ku penuhi
hidup kita sangat membuat sibuk bukan?
benar - benar sibuk, sampai kita mengabaikan banyak hal
banyak janji
Setelah sanggup menyentuh awan, ia ingin menyentuh bintang.
Setelah tiba di angkasa, ia rindu menjejakkan tanah.
aku tidak pernah ingin bagai begitu
aku tidak ingin jadi kapal yang lupa nakhoda
aku tidak ingin jadi bumi yang lupa gavitasi
ingat, kita tidak pernah dan tidak akan pernah benar - benar sampai ke sini
tanpa landasan pacu....
suatu sore, di rumah kita, kita pernah membahas ini
lalu kehidupan berhasil menguap kan nya
apa kita tengah mengantuk?
tidak bukan?
kita sudah janji ras, waktu itu...
jika kita berdua terbang terlalu jauh, siapa yang menjaga tubuh kita dari jatuh
selain Dia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar